Header Ads

Danrem 162/WB : Rencana Akan Didatangkan 2.000 Fasilitator Tukang dari Luar NTB





LintasBatasIndonesia.com,  Mataram - Usai menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kunjungan kerja Wakil Presiden RI Yusuf Kalla ke Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat di lapangan Sankareang Mataram, Kamis (4/4), Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., kepada wartawan menyampaikan kunjungan Wakil Presiden ke Lombok untuk mengadakan silaturrahmi kebangsaan dan melihat langsung progres percepatan rehab rekon rumah tahan gempa pasca bencana gempa bumi.

"Beliau akan hadir di Lombok untuk silaturrahmi kebangsaan dan melihat progres percepatan rehab rekon, apakah sesuai dengan laporan atau tidak," ujar Rizal sapaan akrab Danrem.

Menurutnya, Wakil Presiden merasa puas atas pencapaian yang sudah dilakukan karena sudah mencapai target yang ditentukan.

"Hingga saat ini puluhan ribu rumah sudah dibangun, khusus untuk rumah rusak berat sudah mencapai 2600 unit dan dikerjakan selama tiga bulan. Ini prestasi yang luar biasa jika dibandingkan dari sebelumnya," ungkap Alumni Akmil 1993 tersebut.

Sementara yang masih on progres sambungnya, sudah mencapai sekitar 4 ribu unit baik rusak rusak berat di seluruh Kabupaten Kota terdampak gempa.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga menyampaikan hingga saat ini proses pencairan dana sudah berjalan namun proses rehab rekon sedikit terhambat karena minimnya material dan kekurangan tukang.

"Sebanyak 800 fasilitator yang dikembalikan ke Jakarta, berdasarkan pentunjuk dari Kepala BNPB akan diganti dengan Fasilitator tehnis tukang dari jawa 2.000 orang dalam rangka percepatan rehab rekon karena dana sudah dicairkan," terangnya.

Rencana tukang-tukang tersebut akan disebarkan keseluruhan Kabupaten Kota terdampak sesuai kebutuhan sehingga proses percepatan dapat berjalan lancar.

Untuk mendukung pengadaan material yang bersifat lokal, lanjut Danrem, Pemerintah Daerah harus memaksimalkan produk lokal seperti bata dan pasir sesuai dengan wilayah masing-masing.

Danrem juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membawa atribut partai, simbol maupun slogan-slogan pada kunjungan Wakil Presiden kali ini karena ini merupakan kunjungan kenegaraan sebagai Wakil Presiden. (Penrem 162/WB)

No comments

Powered by Blogger.