Header Ads

Sukseskan Progam Pemerintah, Babinsa Guyangan Bantu Petani Babut Benih Padi



LINTAS BATAS JEPARA  – Babut atau sering disebut ngababut adalah sebuah metode pengambilan bibit padi dari tempat penyemaian padi, metode babut merupakan metode yang masih digunakan oleh para petani pada saat ini dalam menanam bibit padinya. Biasanya babut atau ngababut dilakukan pada saat bibit padi sudah siap untuk di tanam atau siap untuk ditandurkan dengan umur bibit sekitar 14 sampai 25 hari setelah penyemaian.

Dalam rangka mensukseskan progam pemerintah dalam pencapaian ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan, Babinsa desa Guyangan Koramil 07/Bangsri Dim 0719/Jepara Serda Riyanto turun ke sawah dalam pendampingan MT-I tahun 2019 kepada anggota Poktan Margo Rahayu II dengan membantu petani bapak Hadi Kusmanto dalam ngababut bibit padi jenis Ciherang di area persawahan seluas 0,6 Ha desa Guyangan kecamatan Bangsri kabupaten Jepara, Senin (21/01/2019).

Serda Riyanto mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI terhadap percepatan tanam yang digalakkan oleh Pemerintah demi tercapainya swasembada pangan di Indonesia. “TNI mendukung secara langsung di lapangan terhadap usaha pemerintah mewujudkan percepatan tanam padi,” kata Riyanto di sela-sela kesibukannya.

Anggota Babinsa tak ragu untuk turun langsung dalam membantu petani menanam padi dan berbaur dengan petani. Mereka juga terlihat piawai membajak sawah, ngababut, menanam padi, mengontrol pertumbuhan tanaman, hingga tahap panen.

Keterlibatan Babinsa ini diharapkan mampu membantu meningkatkan hasil panen petani. Selain itu, menguatkan motivasi petani untuk mengelola lahan pertanian mereka.

Saat di temui di kantornya, Danramil 07/Bangsri kapten Inf Sugiri mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, akan terus terjalin hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya. Tentunya bukan hanya kegiatan membantu dan mendampingi petani tanam padi, tetapi kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

“Untuk pendampingan kepada para petani, apalagi saat ini bertepatan dengan masa tanam sudah merupakan tugas rutin seorang Babinsa, kegiatan tersebut untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan, khususnya peningkatan swasembada pangan yang sudah dicanangkan pemerintahan di wilayah kabupaten Jepara”, jelas Danramil. 

(Pendim Jepara)

No comments

Powered by Blogger.