Header Ads

MPP MPN Menggelar Diklat Tingkat Nasional Pertama


BANYUWANGI  - Media Center MPN
Koordinator Majelis Pers Nasional (MPN) Banyuwangi mengawali gelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) pertama tingkat nasional. Diklat digelar 17 – 19 Desember 2018 lusa, merupakan program awal bagi Majelis Pimpinan Pusat (MPP) MPN dengan penyelenggara Koordinator Banyuwangi.

Idrus selaku ketua panitia mengaku Diklat yang digelar di pusat wisata Alam Indah Lestari (AIL) ini tidak muluk muluk. Materi yang diajarkan meliputi teknik menulis, teknik investigasi dan pokok pokok UU No 40 tentang pers. Sebagai ujung pelatihan sebagai uji kemampuan bagi peserta adalah praktek investigasi lapangan dan langsung ditulis.

Pemateri yang dihadirkan adalah Prof. Dr. H. Khusnuridho, M.Pd membekali peserta dengan wawasan kebangsaan. Untuk menulis berita disajikan oleh Dr. Kun Wasis M.Pd sekaligus diberikan evaluasi. Materi investigasi dibawakan oleh Sekjen MPN Drs. Udilaksono.

Khusus investigasi akan mengajarkan peserta Diklat untuk bisa mengungkap kebenaran data, kebenaran fakta dan mewajibkan konfirmasi.

Sedangkan untuk praktek lapangan peserta akan dibawa ke 10 titik pusat yang memiliki nilai informasi yang menarik. Dulunya orang menganggap tidak ada , setelah dilakukan investigasi ternyata ada sesuatu.

Apakah Diklat kali ini memiliki standar kompetensi ?

Idrus dengan enteng menjawab apakah pelatihan, Diklat dan segalanya itu digelar oleh lembaga organisasi pers juga ada batas kompetensinya.

“Ngomong kompetensi sama halnya kita ngomong masalah standarisasi. Adakah standarisasi untuk pers. Karena kerja insan pers adalah kerja kreatifitas dan intelektual,” tutur Idrus selaku ketua panitia Diklat.

“Karya jurnalis identik dengan karya sastra. Apakah ada kompetensi untuk karya sastra itu ?” ucap Idrus balik bertanya.

Selanjutnya Idrus menegaskan Diklat angkatan pertama ini dibatasi 100 pesarta. Berdasarkan daftar, yang telah tercatat 125 peserta, pihak panitia akan meminta Ketua Umum dan Sekjen untuk kebijaksanaannya yang terdaftar diterima semua. (Tim)

No comments

Powered by Blogger.