Header Ads

LSM Gempar Himbau TP4D Dan Dinas Terkait Lebih Serius Dalam Mengawasi Proyek Peningkatan Jalan Airlangga



Gerakan Masyarakat Peduli Aksi Reformasi (Gempar) Kota Pasuruan menyampaikan sikap terkait proyek peningkatan jalan yang berada di jalan Airlangga kota Pasuruan. Proyek senilai 17.673.391.000 (Tujuh Belas milyar enam ratus tujuh puluh tiga  ribu tiga ratus sembilan puluh satu ribu rupiah ) tersebut diduga  ada indikasi tidak sesuai spek

Hal tersebut diungkapkan Alimudin ketua LSM Gempar melalui emailnya, menyebutkan bahwa proyek  di Jalan Airlangga sebagaimana tersebut di atas diduga tidak sesuai Spek. Salah satu diantaranya adalah pekerjaan pengecoran yang berada di depan pintu masuk kantor PDAM, seharusnya pengerjaannya tetap melaui pabrikasi, U-dith tidak terpasang, Namun malah dikerjaan secara manual.

Oleh sebab itu, kata Alimudin menghimbau kepada TP4D (Tim Pengawal, Pengamanan Dan Pembangunan Daerah) supaya lebih maksimal dan tegas dalam melakukan pengawasan yang berada di jalan Airlangga  dan juga paket peningkatan jalan di jalan Hasanudin tersebut.

"Sepengetahuan saya juga terpantau di lapangan bahwa dinas terkait terutama PPKom (Pejabat pembuat komitmen) seakan-akan tidak melaksanakan tugas pengawas secara serius sehingga banyak temuan-temuan di lokasi pekerjaan proyek tersebut." terang Alimudin

"Mulai dari awal pengerjaan sampai sekarang, kita simpan dokumentasi dan kita simpan baik foto serta video terkait pengerjaan proyek itu," tambah Alimudin. Karena ini paket dengan nilai yang sangat besar (Mega proyek kota Pasuruan) maka kami selaku LSM Gempar  akan terus melakukan pengawasan dan mengawal mega proyek tersebut sampai selesei," tutup Alimudin.



No comments

Powered by Blogger.