Header Ads

Pelepasan Drone Kodim 0706 Temanggung Ke Kementan Jakarta


TEMANGGUNG – Drone selama ini lebih banyak dimanfaatkan untuk mengambil obyek gambar dari ketinggian dalam bentuk foto atau video.

Hanya saja kini drone juga dimanfaatkan untuk membantu dan memudahkan para petani. Di tangan terampil pemuda Temanggung, drone dimanfaatkan sebagai sarana pertanian modern.

"Alat ini adalah hasil pertama kami untuk menciptakan drone guna memperbanyak luasan semprot," kata Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji M,Si (Han).

Para pemuda dari Aeromodelling Club dengan dukungan Komando Distrik Militer 0706/Temanggung berhasil membuat drone besar untuk menyemprot tanaman, baik pemupukan, penyemprotan pestisida, dan penyiraman ringan. Drone ini dikenal dengan nama drone 'Hope.'

"Pada hari ini kita akan mengirim 2 unit drone kekementan ini merupakan kepercayaan kementan terhadap ini tidak lain karena kerja keras putra putra Temenggung yang jeli melihat perkembangan dipertanian dan saya menitipkan kepemda  dan kedepan sudah ada pesanan Drone untuk menembak" tambah Dandim.

Drone ini merupakan drone terbaik karena sudah diuji coba diberbagai daerah dan hasilnya memuaskan. Butuh waktu 6-8 bulan untuk riset pembuatan drone tersebut. Sedangkan proses pembuatannya berlangsung sekitar 18-20 jam. Sekitar 80 persen pembuatan drone didapatkan di Temanggung, dan 20 persen lainnya adalah bahan impor.

Dandim menambahkan bahwa "Sekarang jarang anak muda bekerja di sawah, mereka lebih senang bekerja di pabrik, karena bekerja di pertanian kesannya hitam, 'kapalen,' dan tidak menyenangkan. Pertanian sebenarnya menyenangkan kalau kita menggunakan teknologi."

Sebelumnya tim ini juga pernah membuat drone yang lebih kecil dengan kamera untuk memantau kesehatan tanaman, pencarian lahan tak produktif, mencari titik tanaman kering. Drone kecil tersebut lebih difungsikan untuk membantu irigasi ringan yang menyelamatkan tanaman dari kekeringan. (pen)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.