Header Ads

Pelda Bakar Muhammad Bangga Menjadi Wasit Tingkat Nasional


TERNATE - Sudah bukan rahasia umum lagi, menjadi seorang anggota TNI, secara garis besar tugasnya adalah menjaga keamanan negara.

Meski begitu, satu nama yaitu Pelda Bek Bakar Muhammad Nrp 64209 yang notabanenya anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas di Pangkalan TNI AL Ternate ini membuat Satuannya bangga,

Betapa tidak, pria kelahiran Tidore, 1 Mei 1974 ini mengarumkan nama Lanal Ternate khususnya dan Maluku Utara pada umumnya di kanca Nasional lantaran dipercaya menjadi wasit nasional sepak bola.

Ia mengaku sudah tertarik dengan sepakbola sejak berusia dini. Ditahun 2000 silam, dia dipercaya memperkuat team Persatuan Sepakbola Angkatan Laut (PSAL) Lanal Ternate. Ditahun 2000-2005, Pelda Bek Bakar mengikuti kursus khusus wasit C-3.  Dia dinobatkan wasit nasional setelah lulus kursus wasit sepakbola bersertifikat C-1 Nasional di tahun 2006.

Semenjak menjadi wasit C-1, ia kemudian ditugaskan di devisi 3 dan divisi utama hingga naik ke level liga. “Selain menjadi anggota militer, saya juga berprofesi menjadi seorang wasit. Di tahun 2006, saya sudah menjadi wasit Nasional hingga sekarang”, ujar pria yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Posal Togafo.

Tak hanya itu, dia juga mengaku di Maluku Utara terdapat banyak pemimpim pertandingan atau wasit. Namun jarang melanjutkan ke jenjang Nasional. Bahkan banyak yang belum berhasil ketika mengikuti kursus wasit C-1. “Untuk Kota Ternate baru saya sendiri yang membawa nama Maluku Utara,” ujarnya bapak dua anak ini.

Dirinya mengatakan, beberapa kali ia dipercayakan memimpin pertandingan besar. Ia di percayakan menjadi wasit di Ambon Provinsi Maluku pada 23 Juni lalu. Kemudian kembali  dipercaya menjadi  wasit di liga I Indonesia saat Mitra Kukar menjamu Arema Malang (Arema) pada 27 Juni 2018 yang lalu
“Karena turnamen di tiap tahun kan banyak, selama turnamen saya bertugas terus, usai itu saya kembali menjalankan tugas seperti biasa menjadi anggota militer. Saat itu Mitra Kukar Vs Arema disiarkan langsung (live) di Indosiar,” kisahnya.

Menjadi wasit bukan pekerjaan mudah. Pekerjaan yang satu ini kerapkali dipenuhi tantangan. Namun berkat keihklasan, kemauan dan kerja keras semua itu berjalan dengan baik dan lancar. Bapak dua anak ini juga mengaku, di Malut sangat banyak berprofesi wasit. Namun minimnya kemauan serta kurangannya semangat sehingga sumber daya wasit yang bersertifikat tingkat Nasional semakin minim untuk bersaing di kanca Nasional.

“Justru diusia saya tidak muda lagi, tapi memiliki semangat juang yang tinggi. Dengan semangat bersaing dengan seluruh wasit yang ada di Indonesia, dan setiap tahun kami selalu di tes, apabila masih layak sudah tentu dipercayakan memimpin pertandingan,” lanjutnya.

Secara terpisah, Danlanal Ternate, Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto, S.E., M.H., sangat mengapresiasi terhadap anggotanya yang dapat berprestasi di luar bidang militer. “Selaku komandan Lanal Ternate saya sangat mendukung dan mengapresiasi, dan ini merupakan sebuah kebanggaan”, akui Danlanal.

Kata dia, keberhasil Pelda Bek Bakar Muhammad di bidang wasit merupakan sinergitas antara TNI dengan masyarakat. Seorang TNI harus mumpuni di bidang militer, dan dapat bergiat di bidang non militer seperti wasit dan lainnya, karena ini sesuai motto TNI yaitu “Dari rakyat untuk rakyat”. (Pen Lanal Ternate)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.