Header Ads

SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang Tekan Walimurid Untuk Pelunasan SPP



JOMBANG, LINTASBATASINDONESIA.COM - Gara gara belum dapat melunasi tanggungan biaya SPP, biaya Ujian Tengah Semester dan biaya perpisahan, seorang siswa SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang tidak dapat menerima raport kenaikan kelas saat pembagian raport disekolahnya. Sabtu (9/6/2018).

Athourohman (45) tahun warga Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang selaku orang tua siswa sangat kecewa dengan sikap pihak Yayasan SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang. orang tua siswa saat itu berusaha meminta kebijakan kepada salah satu guru wali kelas yaitu Bapak Lukman (50) tahun, agar raport putranya supaya dapat dibagikan, namun saat dijumpai di Kantor ,Lukman tetap tegas menekankan agar biaya kekurangan Administrasi sebesar Rp 480 ribu dengan rincian biaya SPP selama 3 bulan sebesar Rp 330 ribu - biaya ujian akhir semester 2 Rp 100 ribu dan biaya perpisahan Rp 50 ribu harus segera dilunasi" kalau tidak dilunasi maka raport tidak akan dibagikan" Terang Athourohman, orang tua siswa kepada wartawan.


Dalam hal tersebut, orang tua siswa menyayangkan sikap yayasan, karena melihat yayasan Sultan Agung 1  tidak mempunyai kebijakan sama sekali dan terkesan menekan seorang wali murid yang harus melunasi pembayaran kekurangan administrasi.

Lebih lanjut orang tua siswa tersebut menilai bapak Lukman ,salah satu guru yang ada di SMK Sultan Agung 1 itu terkesan arogan dan merasa dia punya kekuasaan diyayasan tersebut. Apakah pantas seorang guru bersikap seperti itu kepada seorang wali murid " Ujarnya kepada wartawan.
Malahan Pak Lukman seakan akan menantang kepada walimurid siswa tersebut "Bahwasanya sudah tidak ada lagi kebijakan disekolah ataupun toleransi lagi kepada wali murid yang masih menunggak.
Bahwasanya Yayasan serta Kepala Sekolah sudah tidak bisa memberikan kebijakan walaupun biaya tersebut itu sebagian amal di bulan puasa " pokoknya harus lunas gak ada kebijakan lagi kata Lukman kepada Athourohman orang tua siswa" Pungkasnya. (h/at)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.