Header Ads

TNI – Polri Bersama Instansi Terkait & Warga Karya Bakti Benahi Tanggul Jebol Di Trowulan



MOJOKERTO. -  Untuk membantu mengatasi kesulitan warga masyarakat khususnya para petani di wilayah Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur,  TNI – Polri di Mojokerto menerjunkan puluhan personelnya melaksanakan karya bakti di memperbaiki tanggul sungai sekunder di Dusun Beloh Desa Beloh, Rabu (18/04/2018).
 
Tidak kurang dari 100 orang, gabungan personel TNI dari Koramil 0815/02 Trowulan dan perwakilan Koramil Jajaran Kodim 0815 sebanyak 25 orang, Polsek Trowulan 20 orang, Balai Penyuluhann Pertanian (BPP) Trowulan 6 orang, Warga dan Poktan Desa Beloh 40 orang.

Turut serta di lokasi karya bakti, antara lain Kapolsek Trowulan Kompol HM Sulkan, SH, Danramil 0815/02 Trowulan Kapten Inf Herman Hidayat, Koordinator PLL dari BPP Trowulan Imam Syafi’i, UPT Pengairan Sumengko Jatirejo, Sukardi, Kades Beloh Kartono, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan   perangkat desa.


Tampak gabungan petugas TNI – Polri – Pemda bersama warga dan Poktan  bergotongroyong memperbaiki tanggul saluran sungai sekunder untuk irigasi pertanian, sepanjang 27 meter, lebar 3 meter dan tinggi 4 meter,  dengan dibantu satu unit alat berat ekskavator. 



Danramil 0815/02 Trowulan Kodim 0815 Mojokerto, Kapten Inf Herman Hidayat, saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan, menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolsek Trowulan, Koordinator PPL BPP Trowulan, dan Kades Beloh untuk mengerjakan perbaikan tanggul sungai sekunder di Dusun Beloh.


“Sinergitas TNI – Polri dalam karya bakti perbaikan tanggul sungai ini dalam rangka membantu mengatasi kesulitan masyarakat khususnya para petani yang selama ini memanfaatkan aliran sungai sekunder untuk irigasi pertanian”,  tuturnya.


Masih tutur Danrami, tidak hanya Poktan dari Desa Beloh, perbaikan tanggul sungai ini juga melibatkan sejumlah kelompok tani dari beberapa desa lainnya di wilayah Kecamatan Trowulan, yakni Desa Watesumpak, Desa Wonorejo dan Desa Panggih,


Untuk diketahui, selama ini saluran sekunder ini digunakan untuk irigasi pertanian ratusan hektar sawah yang tersebar di delapan desa, yakni Desa Beloh, trowulan, Kejagan, Tawangsari, Bicak, Wonorejo, Balongwono dan Jati Pasar, pungkas Danramil. 

 (Penrem 082/CPYJ).

Loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.