Header Ads

Lantik 21 Penerbang TNI AU, Ini Pesan Dan Arahan KASAU


JAKARTA -  Sebagai awak pesawat, para penerbang dituntut memiliki jiwa airmanship yang tinggi. Airmanshp yang identik dengan profesionalisme, terus dikembangkan sehingga dapat dihayati dan menyatu dengan pribadi setiap penerbang.

“Dalam melaksanakan tugas di dunia penerbangan, kalian para penerbang baru harus memiliki airmanship tinggi,” tegas KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat memimpin upacara Wingday (wisuda Sekolah Penerbang) Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI A-92 di Lanud Adisucipto, Yogyakarta, Rabu (18/4/2018).

Sebanyak 21 penerbang muda lulusan Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-92/PSDP TNI Angkatan ke-30 dilantik KSAU dalam sebuah upacara militer.

KSAU menambahkan, para penerbang yang baru dilantik juga terikat dengan sumpah yang telah diucapkan. Oleh karena itu para penerbang diminta dapat mempertanggungjawabkan apa yang telah diucapkannya.

“Sumpah Perwira yang telah kalian ucapkan memiliki makna filosofi tinggi serta mengandung nilai moral yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada diri sendiri, TNI, bangsa dan negara serta Tuhan Yang Maha Kuasa,” pesan KSAU.

Sebagai perwira, para penerbang juga terikat pada Kode Etik Perwira yaitu Budhi Bhakti Wira Utama yang merupakan perwujudan tekad pengabdian dan nilai moral yang harus dihayati dan dilaksanakan dalam kehidupan keprajuritan.

Sebelum dilantik sebagai penerbang, para siswa Sekbang A-92/PSDP A-30 telah mengikuti tahapan pendidikan berupa Bina Kelas (Ground School) selama 4 bulan di Skadik 104 dan bina terbang Latih Dasar di Skadik 101 dengan pesawat Grob TP-120 selama 6 bulan.

Setelah memiliki kemampuan terbang dasar, selanjutnya melaksanakan pendidikan terbang Latih Lanjut.

Pada tahan ini siswa di Jurusan Fix Wing melaksanakan latihan terbang di Skadik 102 dengan pesawat KT-1B Woong Bee selama kurang lebih 3,5 bulan. Sementara Jurusan Rotary di Lanud Suryadarma Kalijati dengan helikopter EC-120B Colibri selama 3,5 bulan.

Selain itu siswa penerbang militer ini juga dibekali Kursus Commercial Pilot License dan Communication Skill serta kepribadian yang masing-masing ditempuh selama dua minggu.

Terpilih sebagai siswa terbaik Letda Cpm Rendra Widyo Sayogo (fix wing) dan Letda Pnb Galih Wisnu Triatmojo (rotary wing). Kepada keduanya diberikan tropi penerbang terbaik.

Hadir dalam upacara tersebut para Asisten KSAU, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I dan II, Gubernur AAU, Dankodiklat TNI, Dankodiklatau, Kapolda DIY, para Kepala Dinas Mabesau, Komandan Lanud, pejabat TNI/Polri dan Forkopimda DIY serta keluarga wisudawan.   /beni.andrian/mylesat.com



Loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.