Header Ads

GP Anshor Jatim Resmi Laporkan Sukmawati Ke Polda Jatim

SURABAYA, LINTAS BATAS  - Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, Melaporkan Sukmawati Soekarno Putri ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur, Selasa (3/4).

Puisi yang berjudul 'Ibu Indonesia' karya Sukmawati Soekarno Putri yang dibacakan saat acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya di Jakarta berbuah laporan polisi.


"Saya sebagai wakil Nahdlatul Ulama menindaklanjuti pernyataan sikap dari PWNU tadi siang, terkait dengan adanya keresahan masyarakat, adanya kegaduhan do masyarakat, tentang penyampaian puisi dari mbak Sukmawati. Lah ini kita tindaklanjuti sebagai bentuk khidmat kita kepada PWNU, bentuknya laporan atau pengaduan. Nanti dikategorikan yang mana, kita serahkan kepada pihak kepolisian," terang ketua GP Ansor H Rudi Tri Wahid, di depan kantor SPKT Polda Jatim.

PWNU Jawa Timur sebelumnya telah membuat pernyataan menyayangkan sikap Sukmawati Soekarno putri yang dinilai sebagai bentuk tidak menghormati agama islam karena menabrak idiom-idiom dalam islam seperti cadar, syariat islam dan azan.

Laporan polisi yang ditempuh GP Ansor itu, lanjut Rudi, juga sebagai bentuk antisipasi keributan masyarakat, karena pihaknya sudah mulai merasakan gejala terjadinya kegaduhan terkait masalah tersebut, "Kita tidak ingin terjadi di Jawa Timur. Maka, harus itu segera ditangani oleh kepolisian," tegasnya.

Ia menghimbau masyarakat menahan diri agar tidak terjadi disharmoni dalam kehidupan berbangsa dan menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum.

Barang bukti yang dibawa untuk melengkapi laporannya berupa pernyataan tertulis PWNU Jawa Timur. Kedua, link video youtube saat Sukmawati membacakan puisi dan link berita online.

Puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarno Putri berjudul Ibu Indonesia terdiri dari 4 bait, beberapa kalimat menjadi kontroversi lantaran diduga melecehkan agama islam. Kalimat tersebut ada pada bait pertama  yang berbunyi 'aku tak tahu syariat islam
yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah'.

Kemudian pada bait ketiga juga terdapat pengulangan kata syariat islam seperti bait pertama. disusul kalimat yang menyebut bahwa kidung ibu Indonesia lebih merdu dari alunan azan.(Muji)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.