Header Ads

Danramil Kejayan Hadiri Kegiatan Jambore Ansor Jatim Dan Apel Kestiaan Kader Untuk Nahdlatul Ulama Dan NKRI


Pasuruan, LBI (02/02) Danramil 0819/04 Kejayan (Kapten Chb Mulkamsiril) mewakili Dandim 0819 Pasuruan menghadiri kegiatan JAMBORE ANSOR JAWA TIMUR DAN  APEL KESETIAAN  KADER UNTUK NAHDLATUL ULAMA DAN NKRI yang diikuti -+ 550 orang dengan ketua penyelenggara H. Rudi Tri Wahid di Lapangan bola  Ki Ageng Astro Joyo Desa Coban Joyo Kec.Kejayan Kab.Pasuruan. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri oleh  :
         
1 H.Irsyad Yusuf,SE,MMA(Bupati Pasuruan)
2.Sudiono Fauzan (Ketua DPRD Kab.Pasuruan)
3. Kolonel Inf. Agung Dwi Kuncoro (Staff Ahli Pangdam bidang Sosbud) mewakili Pangdam V/Brw.
4.Kombes Pol Sugeng(Dir Sabhara Polda Jatim)
5. AKBP Raidian Kokroseno(Kapolres Pasuruan)
6. AKBP.Rizal Martomo (Kapolresta Pasuruan)
7. H.Alfa Isnaeni,Msi ( Kasatkornas Banser Pusat )
8 H.Safik sauki (Kasatkorwil banser Jatim)
9. H.Rudi Triwahid (Ketua Pimpinan Wilayah Ansor Jatim)
10. KH.Muslim (Rembang)
11. KH.Imron Muttamakkin (Ketua PCNU Pasuruan)
12. Bpk.Munif (Kadispora Kab.Pasuruan)
13.Kapten Inf. Mulkamsiril (Danramil 0819/04 Kejayan) Mewakili Dandim 0819/Pasuruan.
14. AKP. Sumaryanto (Kapolsek 
15. Bpk. Suhartoyo (Camat Tosari).
16. Tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kegiatan tersebut diawali dengan Laporan penghormatan kepada pimpinan apel dilanjutkan pemeriksaan pasukan, menyanyikan lagu indonesia, Pembacaan teks pembukaan UUD 1945, PembacaanTeks Pancasila,dan Pembacaan Nawa Prasetya Banser.

Pada pelaksanaan kegiatan amanat  pimpinan apel yang intinya :

1) Menyampaikan sejarah yang telah membuktikan bahwa NU (Ansor dan  banser) sangat  berperan  terhadap Republik ini, Panglima TNI pernah mengatakan bahwa yang berperan sangat besar  untuk mendirikan negara adalah para kyai dan Kapolri juga pernah mengatakan bahwa NU dan muhamadiyah adakah  komponen utama pengawal NKRI.

2) Peran NU (Ansor dan banser) dalam mempertahankan negara sangat besar, peran yang dimulai dari sesepuh/para kyai  dahulu maka dari itu  harus meneruskan perjuanganya. Bahwa ada 3 hal komitmen NU (Banser dan ansor) adalah banser  dan ansor tetap posisinya sebagai santrinya Kyai untuk mengamalkan ahlussunah waljamaah tahlil dan wiridan harus di amalkan setiap hari, kemampuan baca kitab kuning anggota banser dan ansor tidal bisa menandingi para  Kyai akan tetapi kami memerintahkan  jajaran banser dan ansor  tetap berdakwah dan mengamalkan  ahlussunah waljamaah sesuai dengan kemampuan, menjaga islam (ahlussunah waljamaah) harus dengan serius,menjaga kelangsungan NU Banser dan Ansor) dengan 3 hal tersebut sebagai  komitmen kita kepada NU dan NKRI.

3) NU menolak  khilafah dan PKI jelas ini merupakan komitmen kita sebagai kader NU (banser dan ansor)

4) Kegiatan bela negara yang telah kita rumuskan bareng antara TNI,Polri dan para kyai menurutnya sasaranya kurang tepat, menurutnya  dengan kegiatan bhakti negara,ini sudah di terapkan oleh banser/ansor.tanpa uang sudah bisa menerapkan Bhineka Tunggal Ika, jangan bosan- bosan kita berbhakti kepada negara Kesatuan Republik Indonesia.

5) Para kyai kita dulu berjuang tanpa pamrih dengan tidak  menginginkan gaji/imbalan, ini perjuangan yang patut kita tiru.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.