Header Ads

POM TNI AL Tangkap Oknum Anggotanya Yang Oplos Gas Elpiji Bersubsidi

SURABAYA - Keseriusan TNI untuk membersihkan diri dari kenakalan oknum yang kerap merusak citra TNI, kembali dibuktikan. Sebagaimana yang dilakukan oleh Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL V saat menerima laporan dari masyarakat.

Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal)  Lantamal V, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad, mengatakan, laporan itu sendiri berkenaan dengan dugaan terlibatnya seorang oknum anggota TNI AL dalam pengoplosan gas elpiji bersubsidi.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Pomal Lantamal V bersama dengan Polda Jatim berkoordinasi untuk mengungkap kebenaran informasi tersebut. Menurut Khoirul Fuad, tim gabungan melakukan pengintaian selama tiga hari selama 24 jam nonstop di Desa Sambirejo, Kecamatan Bangurejo, Banyuwangi.

Setelah indikasi menguat, maka petugas gabungan ini memutuskan untuk menuju sasaran dan melakukan konsolidasi pergerakan ke rumah calon tersangka. Jumat, 26 Januari 2018 Pukul 08.00 WIB. Tim gabungan ini sendiri terdiri dari Lidpam Pomal Lantamal V (lima orang) dan Timsus Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim.

“Pukul 09.30 WIB tim gabungan yang dipimpin Kadislidkirm Pomal Lantamal V, Mayor Laut (PM) Wahyu Dwi tiba dirumah tersangka oknum TNI AL Kopka S dan langsung meringsek masuk kedalam rumah dan garasi kemudian mendapati kegiatan pengoplosan sedang berlangsung,” kata Khoirul Fuad, Sabtu (27/01).

Benar adanya, petugas gabungan menemukan barang bukti berupa sejumlah tabung gas 12 kg sebanyak 49 buah didalam gudang. Dimana diantaranya 20 tabung gas 12 kg tersebut, sedang dilakukan pengoplosan dengan 40 tabung gas ukuran 3 kg.

“Sedikitnya tiga orang pekerja yang ada dan sedang bekerja tidak dapat berkutik ketika tim masuk dan menggerebek. Kegiatan tersebut dilakukan dirumah oknum TNI AL Kopka S dan pada saat ditangkap tersangka tidak melakukan perlawanan,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan sementara tersangka Kopka S, dirinya mengetahui adanya aktifitas pengoplosan gas tersebut dan mengakui sebagai usaha sampingannya untuk menambah penghasilan.

“Guna proses penyidikan lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti diamankan tim gabungan,” terangnya.

Fuad -sapaan akrab Danpomal Lantamal V ini juga menegaskan dirinya akan menjalankan tugas dan fungsi polisi militer dilingkungan TNI/TNI AL khususnya diwilayah kerja Lantamal V untuk menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan disiplin kemiliteran sesuai kewenangan yang diberikan.

Ia menyadari bahwa prajurit juga manusia yang sama seperti masyarakat lainnya dan tidak menutup kemungkinan melakukan tindak-tindakan yang melanggar aturan,  oleh karena itu Pomal hadir untuk menertibkannya.

“Kita terus bekerja guna mencapai Zero Crime, Pomal Lantamal V akan sikat habis kejahatan dan pelanggaran yang diduga melibatkan oknum TNI AL,” pungkasnya (h)

No comments

Powered by Blogger.